Cinta Monyet

 Cerpen Cinta Romantis 

 Cinta dapat diartikan sebagai suatu anugerah yang diberikan Tuhan kepada manusia yang bisa datang kapanpun serta di manapun secara tiba-tiba. Sehingga tidak heran apabila banyak orang yang mencari cinta. Selain itu, banyak  orang yang membuat kata-kata mutiara sebagai ungkapan cinta kepada pasangannya.

Terkadang untuk membuktikan kasih sayangnya kepada pasangan, banyak orang yang rela melakukan apapun demi meyakinkan hati pasangannya. Aku akan membuat 1 cerita yg berjudul "Cinta Monyet"

Mengapa aku memilih judul tersebut?? Yok,,, baca cerita nya! So... Ini cerita yh bukan kisah ku๐Ÿ˜†


Sebenarnya aku malu kalau menceritakan tentang cinta pertama dalam arti cinta dengan lawan jenis untuk pertama kalinya. Mungkin ini yang disebut-sebut dengan cinta monyet itu lo... wkwk.. Tapi aku & dia itu mempunyai sifat yang sama yaitu sama-sama pemalu, wkwkwk :D maka aku pun akan bercerita tentang “cinta pertamaku yaitu cinta dimasa SMP ” .


Namanya farel dia biasa dipanggil mata panda๐Ÿ˜. Sosoknya cuek dan pemalu. Lelaki kecil berseragam putih biru itu selalu menarik hatiku. Rambutnya yang ikal, hitam, & diberi gaya kepangan membuat aku semakin salah tingkah. Matanya yang sipit dan sorot matanya yang tajam, membuatku terpesona. Aku mengenalnya sejak kelas 2 SMP sedangkan dia kelas 3 smp, karena kami memang 1 sekolah. Dan yang membuat aku senang adalah karena kelas kami bersebelahan. Dia kelas Ixc sedangkan aku kelas VIIIb, kebetulan banget kelas kami tetanggaan jadi aku bisa melihat dia terus dikala waktu istirahat :D


Maka dengan kelas yang sebelahan seperti itu adalah hal yang menguntungkan bagiku untuk mengejar/mengincar cowok secuek & pemalu kayak dia. Sehingga momen-momen yang paling indah dan selalu kutunggu adalah: saat-saat PD(istilah semacam Pengembangan diri alias olahraga bersama itu)! Waktu selesai olahraga dia sering lewat disamping koprasi dia mau masuk kelas, aku jadi salting gitu & akupun mulai mencari perhatian sama dia yaaa sebenarnya sih waktu dia lewat itu malu banget + deg-degkan jantungku deg-degkannya jadi gak karuan lagi...


Hanya dalam waktu-waktu yang singkat dan terbatas seperti itulah aku kadang bisa melihat dia, tapi sering juga aku gak ketemu sama dia ya walaupun lagi PD. Ya kayak apa diakan olahraganya speak bola sedangkan aku volly jadi susah untuk ketemunya. Tapi selain hari PD ada juga hari senin yaitu waktu Upacara, diwaktu Upacara aku selalu ngambil barisan dipaling depan alasannya sih karena aku gak tinggi/pendek padahal aku mau baris didepan karena aku mau melihat kakak kelas itu,hehehhehe dan kebetulan juga dia barisnya dideretan depan jadi aku bisa sepuasnya deh melihati dia terus :D sebenarnya sih malu kalau melihatin dia terus takutnya dia curiga sama aku. Kalau dia curiga sama aku, aku takutnya dia mencari tahu pas dia tahu akukan jadi malu kalau ketahuan suka sama dia. Benar-benar kayak orang apa lagi aku dulu gara-gara dia, ya namanya ja cinta monyet alias cinta dimasa-masa SMP mana dia cinta pertamaku lagi.....


Begitulah waktu demi waktu kulalui di SMP. Aku tetap seorang yang pemalu begitupun dengan dia. Lima bulan perasaan ini kurasakan dihati aku, aku tak pernah berusaha untuk mengutarakan maksud hatiku padanya. Mungkin itu hanya cinta yang bertepuk sebelah tangan. Karena dia pun tak pernah melakukannya untukku / tidak memberi respon apa-apa sama aku. Hanya isyarat-isyarat dari tingkah lakunya & pandangan matanya yang tajam padaku yang sedikit menghibur hatiku. Aku selalu berprasangka kalau dia juga memiliki perasaan yang sama sepertiku, tapi terkadang aku berfikir mana mungkin dia memiliki perasaan yang sama seperti apa yang kurasakan sama dia sedangkan dia ja tidak tahu sampai sekarang kalau aku suka sama dia walupun dia tahu palingan dia tahunya dari tingkahlakuku selama ini sama dia ya akukan kalau ketemu sama dia / melihat dia jadi salting gitu dan kayak orang bego gitu dan aku juga bisa mati gaya sendiri....


Sudah lumayan lama perasaan ini ku rasakan sendiri sampai-sampai aku ngomong sama sahabatku sendiri namanya adalah Dwi, pertamanya sih aku malu harus jujur sama sahabatku aku takut diejekin. Tapi mereka malah setuju 100% kalau aku suka sama dia menurut mereka kami cocok tapi menurutku gak tahu deh. :/ diawal-awal bulan maret sahabat aku bilang keaku katanya dia mau nanya-nanya tentang cowok yang aku suka itu sama sahabatnya akupun langsung ngejawab kalau aku tidak setuju sama usulnya itu, menurutku itu adalah cara yang salah aku Cuma berfikir kalau dia nanya sama sahabatnya trus pas dia tanya balik ke sahabatku untuk apa nanya-nanya tentang farel otomatis sahabatku pasti bilang yang sejujurnya kalau aku suka sama farel kan ujung-ujungnya aku jadi malu. Sudah tahu aku orangnya pemalu maka harus dibikin malu lagi ohh tidak tidak....


Ditengah bulan maret ternyata sahabat aku benar-benar nanya sama sahabatnya farel ternyata dia gak main-main sama omongannya, & akhirnyapun sahabatnya tahu kalau aku suka sama farel.

Mau diapain lagi ibarat nasi sudah jadi bubur sudah terlanjur. Dan sahabatnya farel bilang ke farelnya langsung dan akhirnyapun farel tahu juga kalau aku suka sama dia, jujur aku sebenarnya malu banget sama semua ini andai saja waktu bisa diputar pasti aku mau dimana waktu aku belum cerita semuanya sama sahabat aku. Jujur aku nyesal banget pernah cerita sama dia, rasanya malu banget sampai-sampai aku gak berani untuk keluar kelas, aku takut kalau diolokin sama kakak kelas karena ketahuan suka sama farel.


Diawal bulan mei sahabat aku yang bernama rahel tingkah lakunya aneh banget sampai-sampai aku, Stevie, sama Dwi curiga sama gerak-geriknya dia & akhirnyapun kami ber3 mengikuti dia pergi. Sekitar 5 menit kami mengikuti dia eh ternyata dia pergi keparkiran tapi yang anehnya ko dia jalannya merunduk kayak orang mau ngapain ja ya, pikir kami bertiga.


Waktu kami mengikuti nadine aku sempat melihat kalau si nadine kayak ngebawak sesuatu gitu, benar-benar mencurigakan gaya gerak-geriknya dia. Tapi kami gak boleh gegabah & kamipun terus mengikuti dia trus. 15 menit setelah kami mengikuti dia diparkiran motor ternyata dia mau ngerjain seseorang dengan cara mengelem jok motor, kami sebenarnya sih belum tahu motor siapa makanya kamipun akhirnya terus mengikutin dia trus.


Beberapa menit kemudian si nadine berhenti disalah satu motor seseorang tapi aku curiga itukan motornya farel kenapa dia berhentinya kesana pikirku.


Ternyata aku benar gak salah lagi si nadine mau ngelem jok motornya farel, aku juga gak tahu kenapa dia bisa-bisanya ngelem jok motornya farel apakah mereka musuhan / ada masalah kami bertiga kurang begitu tahu. Walaupun kami bertiga sahabatnya nadine tapi si nadine itu gak pernah bilang apa-apa kekami makanya kami gak tahu deh.


Seminggu setelah kejadian gang kami & gang nya farel dipanggil kekantor, ternyata farel CS melaporkan kami karena ulahnya si nadine . Aku juga bingung & aneh sebenarnya siapa yang sudah bilang ini ke farel sampai-sampai dia melaporkan kami semua.


Selama kami didalam kantor aku hanya bisa menunduk & gak berani berkata apa-apa karena aku malu sama farel & kawan-kawannya, setelah semuanya selesai aku dan teman-teman akupun keluar dari kantor begitupun dengan farel CS.


Hingga akhirnya masa perpisahan kelas IX datang juga. Dia lulus dari SMP. Aku hanya bisa mengucapkan kata “selamat” kepadanya didalam hati, jujur sebenarnya sedih banget waktu acara perpisahan itu dilaksanakan apalagi pas waktu kakak kelas menyanyikan lagu “Tanpa tanda jasa” untuk guru langsung air mataku gak bisa ditahan lagi dan akhirnyapun aku menangis.


Setelah selesai mereka menyanyinya merekapun akhirnya duduk, waktu duduk aku melihat dia memakai jaz perpisahan, lucu ada aku melihatnya sedih ada juga. Rasanya ingin kuungkapkan perasaanku, tapi aku ragu. Dan aku takut. Apalagi aku seorang perempuan? Hemm ... rasa cinta (atau apalah itu namanya) yang kupendam selama 1 tahun, tetap terkubur hingga aku berpisah dengannya. Waktu itu aku hanya pasrah, kalau dia memang jodohku, biarkan waktu yang akan mempertemukan kami suatu hari nanti (meski semua itu akhirnya tak pernah terjadi :) ).


Ada rasa penyesalan atas apa yang aku lakukan selama 1 tahun itu. Tapi aku memang tak punya keberanian yang cukup. Aku pengecut. Bahkan beberapa tahun setelahnya, aku masih menyimpan rasa rindu terhadap lelaki kecil yang pernah kukenal itu. Bagaimana kabarnya? Di mana dia sekarang? Mungkin jika aku dulu pernah mengatakan rasaku padanya, aku akan tahu dengan pasti apakah dia juga memiliki perasaan yang sama denganku. Aku akan tahu jawabannya dan tak perlu selalu teringat kembali tentangnya


Sejak SD aku telah mempunyai pemahaman bahwa pacaran itu tunggu cukup umur. Kata bapak, aku harus pandai menjaga pergaulan dengan lawan jenis. Aku tidak boleh pacaran. Tetapi yang namanya masih remaja, pemberontakan batin itu hampir pasti ada jika seorang remaja dilarang untuk pacaran. Jatuh cinta itu manusiawi, begitupun yang terjadi denganku.


Namun seiring berjalannya waktu dan bertambah pula pengetahuan , aku pun kemudian bersyukur, karena waktu itu aku hanya menyimpan rasa cintaku di dalam hati. Seandainya aku sampaikan rasa itu pada dia, apa yang akan terjadi? Mungkin aku benar-benar akan pacaran, backstreet-backsreet-an, dan bertambah banyaklah dosa-dosaku. 

Hehehhehe btw sorry yah cerita nya gk seseru yg klian pikirkan. 

Lain waktu ku buat pun yg lebih seru&baper☺

Komentar

  1. G boleh cinta"an. Marah mamak:v๐Ÿ˜†๐Ÿคญ

    BalasHapus
  2. Uwu ๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘Œ๐Ÿ‘Œ

    BalasHapus
  3. Sekolah aja dulu yg benar ,tdk boleh cinta2 an,๐Ÿ˜…

    BalasHapus
  4. Mntp kak wkw,cinta mnyet๐Ÿ‘Œ๐Ÿ˜‚

    BalasHapus
  5. Keren parah๐Ÿ‘€๐Ÿ‘€

    BalasHapus
  6. Cintaaaiyyyy monyettth ๐Ÿ‘๐Ÿ˜‚

    BalasHapus

Posting Komentar